Satukatanewscom. – BARRU, Sulawesi Selatan – Pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan melaksanakan Gerakan Tanam Serempak Secara Nasional melalui program Optimalisasi Lahan (Opla) dan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan total cakupan mencapai sekitar 50.000 hektare. Kegiatan ini turut dipusatkan di Kabupaten Barru dengan target khusus pengelolaan Opla lahan kering seluas 600 hektare. Kegiatan ini mendapat pendampingan langsung dari tim ahli Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama Dinas Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Barru, Kamis 30/4/2026.
Program ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur dan lahan kering yang selama ini belum dikelola secara maksimal.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Barru, Kadis Pangan PTHBUN, Kadiis Koprasi, Kapolres Barru, Kejaksaan (diwakili), Pengadilan Negeri Barru (diwakili), Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Antar Lembaga Kementan, Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Kementan RI, Kepala Balai BRMP Sulsel ( diwakili ), Wakil Direktur 3 Polbangtan Gowa, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Barru, Kepala BPS Kab.Barru, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Barru, Kabulog Pare-pare, Relationship Manager Funding & Transaksi BRI Cab Barru, Camat Barru, Para Danramil se Kab.Barru, Kapolsek Barru, Lurah Sepee, para Babinsa se Kab.Barru, Bhabinkamtibmas Sepee, Ketua dan pengurus KTNA Barru, para PPL Se Kab.Barru, para manager dan pengurus Brigade Pangan se Kab.Barru, para kelompok tani, dan undangan lainnya.
Kepala Dinas Pangan PTHBUN Barru, menyampaikan bahwa program Opla di Barru difokuskan pada rehabilitasi dan pemanfaatan lahan kering agar lebih produktif melalui dukungan teknologi pertanian, penyediaan sarana produksi, serta pendampingan kepada petani.
“Target 600 hektare ini diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman dan memberikan dampak langsung terhadap pendapatan petani,” ujarnya.
Selain itu, keterlibatan CSR dari sejumlah perusahaan juga menjadi faktor pendukung dalam penyediaan benih, pupuk, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung keberhasilan program.
Melalui gerakan tanam serempak ini, pemerintah berharap Kabupaten Barru dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam optimalisasi lahan kering yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat nasional.















