Satukatanews.com. – BARRU – Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Kapusdiklat) Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. Muh. Amin, MP., melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pertanaman padi di lokasi Optimalisasi Lahan (OPLA) Musim Tanam (MT) 2026 yang berlokasi di Sepe’e, Kelurahan Sepe’e, dan Mangempang Kelurahan Mangempang Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Jum’at 01/5/2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Kepala Dinas Pangan PTHBUN Barru sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung peningkatan produksi pertanian, khususnya komoditas padi.
Dalam kunjungannya, Kapusdiklat Dr. Ir. Muh. Amin, MP., meninjau langsung kondisi pertanaman di lapangan, mulai dari fase pertumbuhan tanaman hingga kesiapan sarana pendukung. Selain itu, dialog juga dilakukan dengan para petani guna menyerap aspirasi serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.
Kapusdiklat Kementan ingin memastikan lahan Opla Kabupaten Barru dapat di tanami 2 sampai 3 kali atau IP 300, semoga kita dapat menata dan mengatur pola tanamnya. Kita kawal, dampingi dan bantu petani. Semoga Alam slalu bersahabat bagi kita semua., Harapnya.
“Monitoring ini penting untuk memastikan program OPLA berjalan sesuai harapan serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi padi,” ujarnya di sela kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan PTHBUN Barru Ir. Ahmad, M.M., menyampaikan bahwa dukungan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pencapaian target produksi dan menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah.
Program Optimalisasi Lahan (OPLA) sendiri merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan, khususnya di wilayah potensial.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan seluruh pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan optimal serta mampu berkontribusi signifikan terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.














