Satukatanews.com. – LIMBOTO, GORONTALO – Delegasi Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, yang mengikuti rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Limboto, Gorontalo, terbagi menjadi tiga kelompok pada hari kedua pelaksanaan kegiatan, Minggu (21/6/2026). Pembagian tersebut dilakukan untuk mengikuti agenda temu wicara yang berlangsung di sejumlah lokasi dan tema berbeda sesuai bidang yang diminati peserta.
Ketua rombongan Kadis PTHBUN Barru Ir. Ahmad, MM., menjelaskan, pembagian kelompok dilakukan agar seluruh peserta dapat memperoleh manfaat maksimal dari berbagai sesi diskusi, berbagi pengalaman, dan transfer pengetahuan yang disiapkan panitia nasional. Setiap kelompok mengikuti materi yang berfokus pada pengembangan sektor pertanian, perikanan, kelembagaan petani, hingga inovasi teknologi tepat guna.
“Temu wicara menjadi salah satu agenda penting dalam PENAS karena memberikan ruang bagi petani dan nelayan untuk bertukar pengalaman langsung dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.
Adapun lokasi di hari kedua, terdapat lima titik sebagai agenda utama berupa kegiatan temu wicara yang diikuti oleh delegasi yakni:
Temu Wicara PERHIPTANI ( Aula Kemenag 7.30-16.00)
Temu Wicara ABSENINDO (Aula SMA Negeri I Limboto 7.30-11.30)
Temu Wicara PPPSI (Aula SMA Negeri I Limboto 13.00-17.00)
Temu Wicara FK P4S (Gedung Guru/PGI Limboto 7.30-11.30)
Temu Wicara HNSI (Gedung Guru/PGRI Limboto 13.00-17.00).
Satu orang delegasi Barru hadiri temu alumni STPP/
Polbangtan Gowa di Telaga Park pukul 19.30, bersama Kadistan Bolaang Mongondow Utara bersama Sekdistan Bolaang Mongondow Timur. Rangkaian Temu Teknologi bertajuk; Pertanian Modern dalam Mendukung Program Strategis Kementan RI.
1. Model Pertanian Modern
– Advanced Agriculture
System (PM-AAS)
2. Teknologi Bawang Putih
PIC:
Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian.
Pada acara temu wicara yang di pandu para Dirjen dan para Direktur terkait dari Kementerian Pertanian RI menyampaikan capaian hasil program dan kegiatan sekaligus memaparkan rencana kegiatan utama yang menjadi prioritas Bapak Presiden dan Wakil presiden RI terutama yang mendukung Swasembada Pangan berkelanjutan.
Pada hari kedua pelaksanaan PENAS XVII, para peserta mengikuti berbagai forum diskusi dan pembelajaran yang menghadirkan praktisi, penyuluh, akademisi, serta pelaku usaha di sektor pertanian dan perikanan. Kegiatan ini menjadi sarana memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring antarpelaku utama dan pelaku usaha pertanian dari seluruh Indonesia.
Delegasi Barru tampak antusias mengikuti setiap sesi yang berlangsung. Selain mendapatkan informasi mengenai inovasi dan teknologi terbaru, peserta juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempromosikan potensi pertanian dan perikanan yang dimiliki Kabupaten Barru.
PENAS Petani Nelayan XVII yang berlangsung di Limboto, Kabupaten Gorontalo, digelar pada 20–25 Juni 2026 dan diikuti ribuan petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha pertanian dari seluruh Indonesia. Kegiatan nasional ini menjadi ajang pertemuan, pembelajaran, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian dan perikanan.
Melalui keikutsertaan dalam berbagai agenda PENAS XVII, delegasi Barru diharapkan mampu membawa pulang pengetahuan, inovasi, dan pengalaman baru yang dapat diterapkan untuk mendukung peningkatan produktivitas serta kesejahteraan petani dan nelayan di daerahnya.














