Satukatanews.com. – BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru kembali menunjukkan komitmen kuat dalam pelestarian nilai-nilai budaya lokal melalui penyelenggaraan Festival Budaya To Berru dan Festival Aksara Lontaraq, sebuah momentum budaya yang mempertemukan tradisi, kearifan lokal, dan identitas sejarah masyarakat Bugis di Kabupaten Barru.
Festival ini sebuah panggung yang menjembatani masa lalu, memperkuat hari ini, dan menginspirasi masa depan melalui program unggulan; Pameran Naskah Kuno Digital, Workshop Integrasi Budaya dan Teknologi, Kelas Inkubasi Seni Media, Lomba Storytelling Cerita Rakyat Aksara Lontaraq, Tari Kolosal COLLIQ PUJIE : Cendekia Penggerak Zaman”, Pergelaran Seni Aktivasi Ruang Publik Museum Colliq Pijie, Instalasi Taman Cahaya,Temu Karya Komunitas, Lomba Permainan Tradisional, Pameran Kuliner UMKM.
– Kementerian Kebudayaan RI
• Direktorat Pengembangan Digital Budaya
• Direktorat Sarana dan Prasarana
• Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX
• Pemerintah Kabupaten Barru
Bersama dalam perjalanan merawat warisan leluhur. Festival ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kembali identitas budaya To Berru, yang tidak hanya dikenal sebagai simbol kehormatan perempuan dalam budaya Bugis, tetapi juga sebagai peneguh nilai-nilai kesopanan, keanggunan, dan keteguhan dalam kehidupan sosial masyarakat. Sementara itu, Festival Aksara Lontaraq menjadi sarana edukasi publik untuk mengenalkan kembali aksara kuno sebagai warisan literasi yang perlu dijaga, dipelajari, dan diwariskan ke generasi muda.

Datang, saksikan, dan rayakan kemeriahan Festival Budaya To Berru dan Festival Aksara Lontaraq—
🗓️ : 23 – 25 November 2025
📍 : Alun Alun Colliq Pujie














