Satukatanews.com. – BARRU – Perselisihan antarwarga terjadi di Masjid Nurut Tajdid Pepabri, Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, menjelang pelaksanaan Salat Id, Jumat (20/3/2026).
Ketegangan dipicu oleh perbedaan pendapat terkait waktu pelaksanaan Salat Id. Sebagian warga menginginkan pelaksanaan ibadah dilakukan pada Jumat, sementara kelompok lainnya memilih Sabtu.
Perbedaan tersebut sempat memicu adu argumen di lingkungan sekitar masjid. Warga dari kedua pihak terlihat mempertahankan pendapat masing-masing, sehingga situasi berpotensi memanas.
Untuk mencegah konflik meluas, Camat Barru bersama Lurah Coppo turun langsung ke lokasi melakukan mediasi. Proses mediasi melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pengurus masjid.
Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak diberi kesempatan menyampaikan pandangan masing-masing. Pemerintah setempat mengimbau warga agar menyikapi perbedaan dengan bijak dan tetap menjaga kerukunan.
“Perbedaan dalam penentuan hari besar keagamaan merupakan hal yang kerap terjadi. Yang terpenting adalah tetap menjaga persatuan dan saling menghormati,” ujar salah satu pihak dalam mediasi.

Situasi akhirnya berangsur kondusif setelah dilakukan dialog terbuka. Warga diharapkan dapat melaksanakan ibadah sesuai keyakinan masing-masing tanpa menimbulkan perpecahan di lingkungan masyarakat, kesimpulan yang diambil dalam dialog dan mediasi, Masjid Nurut Tajdid Pepabri yang terletak di lingjungan BTN Pepabri Kelurahan Coppo Kecamatan Barru akan melaksanakan sholat Id di hari sabtu pagi.













