Satukatanews.com. – BARRU – Tim Penjabat (Pj.) Swasembada Pangan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia memberikan pengarahan strategis terkait perubahan pola tanam sebagai langkah antisipasi dampak fenomena El Nino. Kegiatan ini berlangsung di Kabupaten Barru dan diikuti oleh Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBUN) Barru, Selasa 14/4/2026.
Dalam arahannya, tim Kementan menekankan pentingnya penyesuaian kalender tanam guna menghadapi potensi musim kering yang lebih panjang akibat El Nino. Selain itu, petani juga didorong untuk memilih komoditas yang lebih tahan terhadap kekeringan serta menerapkan teknik pengelolaan air yang efisien.
“Perubahan pola tanam menjadi kunci utama dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah tantangan iklim. Dengan strategi yang tepat, kita dapat meminimalkan risiko gagal panen,” disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kepala Dinas TPHBUN Barru Ir. Ahmad, M.M., menyambut baik pengarahan ini dan menyatakan kesiapan daerah dalam mendukung program swasembada pangan melalui adaptasi pola tanam yang lebih responsif terhadap kondisi cuaca.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sekaligus memastikan produksi pertanian tetap stabil meskipun menghadapi anomali iklim global.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan para petani mampu beradaptasi lebih cepat dan efektif terhadap perubahan iklim yang terjadi.














