Satukatanews.com. – BARRU – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Barru menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Soppeng Riaja. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasaran, jumat 13/3/2026.
Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Soppeng Riaja tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Barru, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi serta memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang hari besar keagamaan.
Kami sudah melaksanakan GPM pada 7 kec bekerjasama PKK. Lintas OPD terkait dan pemerintah kecamatan dan desa. Alhamdulillah respon masyarakat sangat tinggi terutama pada komoditi Minyak, Gula pasir, Beras dan lainnya, semoga masyarakat bahagia selalu.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin membantu masyarakat agar bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang Idul Fitri ketika permintaan biasanya meningkat,” ujarnya.
Berbagai komoditas pangan dijual dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih. Seluruh bahan pangan disediakan melalui kerja sama dengan distributor, pelaku usaha pangan, serta dukungan dari pemerintah daerah.
Camat Soppeng Riaja juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai sangat membantu masyarakat di wilayahnya. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran tanpa harus terbebani oleh lonjakan harga di pasar.














