Satukatanews.com. – BARRU – Tim dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barru sebagai bagian dari upaya penguatan sektor perkebunan di daerah. Kehadiran tim ini disambut langsung oleh jajaran Dinas Pertanian Barru dan kelompok tani perkebunan yang menjadi sasaran pembinaan. ” 19/11/2025 “.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Kementan memberikan motivasi, arahan, serta dukungan teknis untuk mendorong peningkatan produktivitas dan hilirisasi komoditas perkebunan di Barru. Berbagai potensi komoditas lokal seperti kopi, kakao, cengkih, dan kelapa menjadi titik fokus pengembangan.
Kunjungan tim dari Kementan RI memberikan motivasi dan dukungan kepada kelompok tani penerima program pengembangan kawasan khususnya komoditi perkebunan seperti bibit kopi dan bibit kakao. Kunjungan ini memberi kepastian dan jaminan agar bibit di pastikan di tanam. Di pelihara dan di budidayakan dengan baik. Bahkan pemerintah melalui Dirjen perkebunan akan mengarahkan mahasiswa dari polbantan gowa untuk melakukan pengawalan dan pendampingan dalam bentuk Kuliah lapang.

Perwakilan Kementan menegaskan bahwa penguatan kapasitas petani, modernisasi budidaya, serta kemudahan akses bantuan pemerintah merupakan prioritas yang terus didorong untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Mereka juga memberikan masukan langsung terkait teknik budidaya, perawatan tanaman, serta strategi meningkatkan nilai tambah produk melalui hilirisasi.
Kadis Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Kementan. Ia menegaskan bahwa sinergi ini sangat penting agar petani Barru mampu berkembang dan bersaing, khususnya dalam sektor perkebunan yang memiliki prospek cerah.
“Dengan adanya pendampingan ini, kami berharap kelompok tani semakin termotivasi dan memiliki pemahaman yang lebih baik untuk meningkatkan produksi dan kualitas komoditas perkebunan,” ujarnya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum bagi daerah untuk memperkuat koordinasi pusat-daerah dalam mewujudkan pertanian perkebunan yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.














