Satukatanews.com. – BARRU – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (PTPHBUN) Kabupaten Barru Ir. Ahmad, MM., melaksanakan kegiatan monitoring hasil panen penangkar benih padi varietas Cakrabuana Super Genjah di Desa Madello Kecamatan Balusu, Desa Pancana, Kelurahan Tanete Kecamatan Tanete Rilau
Kabupaten Barru sebagai bagian dari persiapan penyediaan benih unggul untuk Musim Tanam (MT) III Tahun 2026. Ahad (28/6/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan proses produksi benih berjalan sesuai standar, mulai dari pertanaman hingga panen, sehingga benih yang dihasilkan memiliki mutu yang baik dan siap memenuhi kebutuhan petani di Kabupaten Barru.
Kepala Dinas PTPHBUN Kabupaten Barru menyampaikan bahwa keberadaan penangkar benih lokal memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan benih unggul yang berkualitas. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus memberikan pendampingan dan pembinaan agar proses produksi benih memenuhi standar sertifikasi.
Alhamdulillah pada kegiatan penangkaran benih padi varietas cakrabuana yang di alokasikan di Kabupaten Barru seluas 200 Hektare petani sudah memasuki masa panen. Petani merasa bahagia karena harga di tingkat lapangan sebesar Rp 7.600-7.800/ kg GKP . Sedang harga yang di tetapkan pemerintah sebesar Rp. 6.500/ GKP.
Kami berharap adanya harga petani termotivasi agar slalu melakukan dan meningkatkan intenautas pertanaman khususnya padi, jagung agar swasembada pangan berkelanjutan dapat di wujudkan. Semoga petani di Barru memasuki masa panen merasa bahagia.
“Monitoring ini merupakan bagian dari upaya memastikan benih yang diproduksi oleh penangkar memiliki kualitas yang baik, sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta menjamin ketersediaan benih untuk Musim Tanam III Tahun 2026,” ujarnya.
Varietas Cakrabuana Super Genjah menjadi salah satu alternatif yang dikembangkan karena memiliki umur panen yang relatif singkat, potensi hasil yang baik, serta mendukung percepatan indeks pertanaman. Diharapkan, penyediaan benih sejak dini dapat membantu petani memperoleh benih tepat waktu menjelang musim tanam.
Melalui kegiatan monitoring ini, Dinas PTPHBUN Kabupaten Barru menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem perbenihan daerah melalui sinergi antara pemerintah, penangkar benih, dan petani. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Barru.














