Satukatanews.com. – BARRU – Dalam rangka mengantisipasi dampak El Niño yang berpotensi menyebabkan kekeringan dan mengganggu produktivitas pertanian, Tim Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) bersama LO Provinsi melakukan kunjungan, monitoring ke Kecamatan Mallusetasi, Balusu, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kesiapan sektor pertanian menghadapi kondisi kekeringan, khususnya di wilayah yang terdampak keterbatasan ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan bantuan mesin pompa air kepada petani di wilayah Palanro dan Balusu. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Sulawesi Selatan sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam membantu petani mendapatkan sumber air selama musim kering.
Mesin pompa air diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian, sehingga tanaman tetap dapat tumbuh dan produktivitas pertanian dapat dipertahankan meskipun menghadapi ancaman kekeringan.
Kehadiran Tim Kementan RI bersama LO Provinsi dan jajaran terkait juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi potensi dampak El Niño.
Melalui bantuan sarana pengairan tersebut, pemerintah berharap petani di Palanro dan wilayah Kabupaten Barru lainnya dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem serta mampu menjaga keberlangsungan usaha tani dan ketahanan pangan daerah.
Syarat untuk alokasi bantuan pompa adalah petani yang punya tanaman padi, ada sumber air yang layak untuk di pompa serta petani dapat memampaatkan secara bergilir sesuai peruntukan pada tanam padi petani.
Pemerintah juga mengimbau para petani untuk memanfaatkan bantuan yang diberikan secara tepat dan bersama-sama menjaga sarana tersebut agar dapat digunakan secara berkelanjutan untuk kepentingan masyarakat tani.














