Satukatanews.com. – BARRU – Dinas Pertanian Kabupaten Barru melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan laju inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), di Polejiwa Desa Tellu Panua Kecamatan Tanete Rilau, kompleks Jamaat GPDI Anugrah Barru, Ahad 20/12/2025.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Dalam Rangka Stabilisasi Pasokan Harga Pangan sebagai Upaya Pengendalian Inflasi Jelng Hari besar Keagamaan Nasional (HKBN) Natal dan Tahun Baru (NATARU) tahun 2025
Lokasi : GPDI Anugra Barru, Cinekko Dusun Polijiwa kec Tanete Rilau
Hari/Tgl : sabtu/20/Desember 2025
Kerjasama : Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Perum Bulog dan KWT.
Di Hadiri oleh:
1.Dinas Koperasi dan UKM
2.Kabag Ekonomi
3.Camat Tanete Rilau
4 Kapus Tanete Rilau
5.Babinsa Kecamatan Tanete Rilau
6.Para penyuluh
7.Para KWT dan UMKN
Hasil Penjualan pangan murah antara lain terjual :
Beras : 500 kg,
Gula : 100 kg,
Minyak goreng : 450 liter
Terigu : 50 kg
Telur : 150 rak
berbagai jenis Minuman (syrup)
Jenis olahan (Keripik pisang)
Berbagai jenis sayuran.

Alhamdulillah dlm GPM u/mendukung Nataru mendapat Respon dan Apresiasi sangat Tinggi kelompok Jamaat GDPI Anugra di dusun polejiwa Bahkan masyarakat menyampaikan Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Ibu Bupati dan Wakil Bupati atas adanya pelaksanaan GPM tersebut,, Selain itu masyarakat sangat berbahagia karena barusa ada GPM menjelang Natal Dan Tahun Baru di Kawasan Gereja Dan Sangat di butuhkan sebagai kebutuhan Sehari hari. Demikian laporan hasil_ pelaksanaan GPM menghadapi Nataru.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan stabil di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung program pengendalian inflasi daerah.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berupaya menghadirkan pangan berkualitas dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar, sehingga dapat meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas pangan strategis disediakan, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, serta kebutuhan pokok lainnya. Seluruh komoditas berasal dari petani lokal, pelaku usaha pangan, dan mitra kerja pemerintah daerah.
Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu dengan harga yang lebih terjangkau dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dinas Pertanian Kabupaten Barru berharap melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, stabilitas harga pangan dapat terjaga, inflasi daerah tetap terkendali, serta kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.














