Satukatanews.com. – BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru bersama Yayasan Ibnu Sina Peduli Hands For Help menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 100 siswa Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Barru.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis kepada 25 orang siswa dalam kegiatan yang berlangsung di Baruga Singkerru Ada’e, Rumah Jabatan Bupati Barru, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Barru, Plh. Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkab Barru, para kepala sekolah dan guru, serta perwakilan siswa penerima bantuan. Turut hadir pula perwakilan Yayasan Ibnu Sina Peduli bersama mitra dari luar daerah.
Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M. Si mengawali sambutannya dengan menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf dari Bupati Barru yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan agenda pemerintahan di Makassar.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Yayasan Ibnu Sina Peduli Hands for Help Makassar dan para mitra yang telah memilih Barru sebagai lokasi kegiatan sosial tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru dan seluruh masyarakat Barru, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada anak-anak kami. Bantuan ini tentu sangat berarti, khususnya bagi siswa yang berasal dari wilayah yang akses pendidikannya masih cukup terbatas,” ujarnya.
Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa Kabupaten Barru memiliki sekitar 167 Sekolah Dasar, 24 SMP, dan 13 SMA/SMK dengan jumlah siswa sekitar 32 ribu orang. Namun sekitar 30 persen sekolah berada di wilayah terpencil, terutama di daerah pegunungan dengan akses yang cukup sulit.
Ia mencontohkan salah satu sekolah di wilayah pegunungan yang sebelumnya belum memiliki akses listrik, jaringan komunikasi, maupun air bersih. Bahkan sebagian siswa harus berjalan kaki melewati hutan dengan jarak tempuh yang cukup jauh untuk dapat bersekolah.
“Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak tetap mendapatkan haknya memperoleh pendidikan. Karena itu kami mengambil berbagai kebijakan, mulai dari membuka kelas jauh di daerah terpencil, memberikan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), hingga mengangkat guru kontrak berbasis lokal agar pelayanan pendidikan tetap berjalan,” jelasnya.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga sosial dan mitra kemanusiaan, sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah yang sulit dijangkau.
Sementara itu, Pembina Yayasan Ibnu Sina Peduli Hands for Help, Aso Malluluang menyampaikan rasa syukur karena yayasan bersama mitranya dapat hadir dan berbagi dengan anak-anak di Kabupaten Barru.
Ia menjelaskan bahwa Yayasan Ibnu Sina Peduli bersama mitra internasionalnya bergerak di bidang sosial dan pendidikan, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.
“Kami merasa sangat bersyukur bisa berada di Kabupaten Barru. Ini merupakan pertama kalinya kami hadir di sini, dan kami berharap kegiatan hari ini dapat menjadi awal dari berbagai kolaborasi kebaikan yang bisa kita lakukan bersama di masa mendatang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru atas sambutan hangat dan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan perlengkapan sekolah yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka, sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas dalam upaya mendukung pendidikan anak-anak di daerah.














