Satukatanews.com. – BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan produksi pangan melalui pelaksanaan Gerakan Panen Bersama yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Barru. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., yang didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (PTPHBUN) Kabupaten Barru Ir. Ahmad, MM., beserta jajaran, sebagai wujud sinergi pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan. Jumat (10/7/2026).
Gerakan Panen Bersama ini menjadi momentum untuk memberikan semangat kepada para petani sekaligus mendorong percepatan peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) Musim Tanam (MT) II Tahun 2026. Melalui optimalisasi lahan dan percepatan tanam setelah panen, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Barru terus meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Barru mengapresiasi kerja keras para petani yang telah berkontribusi menjaga ketersediaan pangan daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui pendampingan, penyediaan sarana produksi, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Sementara itu, Kepala Dinas PTPHBUN Kabupaten Barru menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan percepatan tanam pada MT II 2026 melalui pendampingan intensif kepada petani dan kelompok tani. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan capaian Luas Tambah Tanam sesuai target yang telah ditetapkan serta mendukung program swasembada pangan nasional.
Kegiatan Gerakan Panen Bersama juga menjadi ajang mempererat kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Barru.
Pada kegiatan panen padi di rangkaian tanam padi sebagai tanda di mulainya pertanian moderen, karena diimplementasikan system teknologi produksi yang inovatif sekaligus MT 3 th 2026 di Kabupaten Barru di mulai, serta merupakan sejarah baru dalam pelaksanaan budidaya padi di era elnino.
Padi yg dipanen adalah program penangkaran seluas 200 Ha varietas super genjah yang merupakan bantuan kementan RI sebagai upaya mewujudkan Swasembada Pangan berkelanjutan. Sebagai informasi, hasil ubinan pada oleh BPS dan penyuluh diperoleh ubinan seberat 4.67 kg atau setara 7.4 ton/ ha . Dan harga gabah saat ini sebesar Rp 7.500 / kg GKP.
Dalam tanam bersama turut hadir Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan Pertanian, Anggota DPRD Sulawesi Selatan Hj. Nurhasbiah Main, perwakilan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pertanian, Wakapolres Barru, perwakilan Kodim 1405/Parepare, Manager Regional IV.A PT Pupuk Indonesia, Kepala BPS Kabupaten Barru, Pimpinan Perum Bulog Cabang Parepare, Pimpinan Bank Mandiri Cabang Barru, Camat Tanete Rilau, Ketua KTNA Kabupaten Barru, Kepala Desa Corawali, Kepala Desa Lalabata, Katimker Penyuluh Pertanian Kabupaten Barru, para PPL, kelompok tani se-Kecamatan Tanete Rilau, kelompok tani penerima bantuan, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin, serta para undangan lainnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Barru optimistis target peningkatan Luas Tambah Tanam MT II Tahun 2026 dapat tercapai, sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di Kabupaten Barru.














