Satukatanews.com. – BARRU – Anggota DPRD Kabupaten Barru dari Komisi II, Herman Jaya, S.Pi., menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 65 Barru Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Jumat (31/7/2026).
Herman Jaya mengatakan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 65 Barru merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Barru. Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut tidak hanya menjadi simbol pemerataan pendidikan, tetapi juga bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD Kabupaten Barru.
Ia menegaskan, DPRD Kabupaten Barru memiliki peran penting dalam proses hadirnya Sekolah Rakyat. Salah satu bentuk dukungan nyata DPRD adalah memberikan persetujuan terhadap pinjaman daerah kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar yang digunakan Pemerintah Kabupaten Barru untuk melunasi pembebasan lahan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
“Keputusan DPRD memberikan persetujuan pinjaman daerah merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program strategis yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Kami menyadari bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang, sehingga pembebasan lahan untuk Sekolah Rakyat harus mendapat dukungan penuh agar program ini dapat segera terwujud,” ujar Herman Jaya.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa DPRD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran, tetapi juga mengambil keputusan strategis demi kepentingan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Herman Jaya berharap keberadaan Sekolah Rakyat mampu melahirkan generasi Barru yang cerdas, berkarakter, disiplin, dan memiliki daya saing tinggi. Ia juga mengajak seluruh peserta didik memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh karena tidak semua anak memperoleh fasilitas pendidikan yang lengkap seperti yang disediakan melalui program Sekolah Rakyat.
“Kami berharap para siswa menjaga semangat belajar, menghormati guru, mematuhi tata tertib sekolah, dan menjadikan kesempatan ini sebagai jalan untuk menggapai masa depan yang lebih baik. Kesuksesan kalian kelak akan menjadi kebanggaan keluarga, daerah, dan bangsa,” tuturnya.
Herman Jaya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru, Kementerian Sosial RI, para tenaga pendidik, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Sekolah Rakyat Terintegrasi 65 Barru dapat mulai beroperasi dan menerima peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Barru akan terus mendukung setiap program pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, keberhasilan Sekolah Rakyat nantinya akan menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik antara pemerintah dan DPRD mampu menghadirkan kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pembukaan MPLS menjadi langkah awal bagi para peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, serta kehidupan berasrama. Diharapkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 65 Barru menjadi pusat lahirnya generasi unggul yang kelak berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Barru dan Indonesia.













