Satukatanews.com. – MAKASSAR – Komisi II DPRD Kabupaten Barru menjajaki peluang pengembangan perkebunan rakyat dan hilirisasi komoditas kopi melalui kunjungan kerja ke Kantor PTPN I Regional 8 di Makassar, Senin (12/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Komisi II Syamsul Rijal menyampaikan bahwa terdapat sekitar 7.000 hektare lahan perhutanan sosial di Kabupaten Barru yang berpotensi dimanfaatkan dan dioptimalkan untuk penanaman kopi.
Potensi tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai pengembangan kopi Barru, mulai dari budidaya hingga pengolahan dan pemasaran, agar memberikan nilai tambah bagi petani.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barru, Muhammad Alifandi Aksa, bersama Ketua Komisi II Syamsul Rijal, Wakil Ketua Komisi II Herman Jaya, Sekretaris Komisi II Hj. Sri Wulandari, serta anggota Komisi II Syahrul Ramdani dan Susanti.
Mereka diterima oleh Hamzah selaku Kepala Kesekretariatan Bidang Hukum dan Ramlan Sinaga selaku PMO Hilirisasi, yang mewakili Head Regional 8 PTPN I.
Hamzah menyampaikan bahwa PTPN membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah maupun mitra lainnya. Namun, syarat paling utama adalah kesiapan lahan yang benar-benar clear and clean, dengan status dan penguasaan yang jelas serta bebas dari persoalan sengketa.
Sementara itu, Ramlan Sinaga menekankan bahwa kepastian dan stabilitas daerah menjadi syarat utama bagi PTPN dalam melakukan investasi.
Pihak PTPN juga menyampaikan bahwa keterlibatan langsung dalam hilirisasi komoditas kopi di Barru dimungkinkan apabila lahan yang tersedia mencapai sedikitnya 12.000 hektare, disertai pemenuhan persyaratan kejelasan lahan.
Dengan demikian, potensi sekitar 7.000 hektare yang disampaikan Ketua Komisi II menjadi modal awal dalam penjajakan tersebut. Apabila diarahkan untuk memenuhi skala yang disampaikan PTPN, masih diperlukan identifikasi potensi lahan tambahan sekitar 5.000 hektare serta verifikasi kesiapan seluruh lahan.

Pertemuan ini membuka ruang pembahasan lebih lanjut mengenai pemanfaatan potensi perkebunan rakyat di Barru dan peluang kemitraan dengan PTPN. Pengembangan kopi melalui hilirisasi diharapkan dapat memperluas peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.













