Satukatanews.com. – BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan sektor perkebunan melalui program hilirisasi komoditas unggulan daerah. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Gerakan Tanam Serentak yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (PTHBUN) Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., bersama Kelompok Tani Mattirodeceng I di Kelurahan Mattappawalie, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan mempercepat pengembangan dan hilirisasi komoditas perkebunan, khususnya tanaman kopi yang saat ini menjadi salah satu fokus pengembangan di Kabupaten Barru.
Dalam sambutannya, Ir. Ahmad, M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Perkebunan, atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Barru sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Gerakan Tanam Serentak.
“Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI, khususnya Direktorat Jenderal Perkebunan, atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Barru sebagai lokasi Gerakan Tanam Serentak dalam mendukung hilirisasi perkebunan, terutama komoditas kopi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pengembangan kopi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Barru sejalan dengan arahan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dan Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si. Pemerintah daerah saat ini fokus mengembangkan kopi varietas robusta yang dinilai memiliki potensi produksi tinggi serta peluang pasar yang menjanjikan.
Menurutnya, pengembangan kopi robusta tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi hasil perkebunan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah produk, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Komoditas kopi robusta memiliki potensi dan kemampuan produksi yang tinggi sehingga diharapkan mampu menjamin peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Barru,” jelasnya.
Gerakan Tanam Serentak ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan yang berkelanjutan. Melalui program tersebut, diharapkan produktivitas perkebunan kopi di Barru terus meningkat dan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.
Menutup kegiatan tersebut, Ir. Ahmad, M.M., berharap seluruh proses pengembangan komoditas kopi di Kabupaten Barru dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga alam selalu bersahabat dan seluruh upaya yang kita lakukan bersama dapat memberikan hasil terbaik demi kesejahteraan petani dan kemajuan Kabupaten Barru,” tutupnya













