Satukatanews.com. – BARRU – Lomba Cipta Menu B2SA ( Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman) dibuka oleh Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru Ir. Ahmad, M.M., dilaksanakan di kantor BPMDPPKB Kabupaten Barru, dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Andi Milawaty Abustan, S.Sos., dan Angggota PKK Kabupaten, Ketua tim pokja III, Para OPD terkait, Tim penilai dan Dinas ketahanan pangan provinsi Sulsel dan PKK se-kecamatan Barru sebagai peserta lomba, ” Rabu 12/11/2025 “.
Acara ini bukanlah sekadar ajang unjuk kebolehan dalam memasak, namun memiliki makna yang jauh lebih mendalam, yaitu:
Mendorong Kreativitas Pemanfaatan Pangan Lokal: Kita ingin membuktikan bahwa bahan-bahan pangan lokal di daerah kita memiliki potensi besar untuk diolah menjadi hidangan yang tidak hanya lezat, tetapi juga memenuhi prinsip B2SA. Meningkatkan Pemahaman Pola Konsumsi Sehat: Melalui lomba ini, kita bersama-sama mensosialisasikan pentingnya mengonsumsi makanan yang Beragam (jenisnya), Bergizi (kandungannya), Seimbang (proporsinya), dan Aman (tidak mengandung bahan berbahaya). Pola konsumsi B2SA adalah kunci utama dalam mewujudkan keluarga sehat, mencegah stunting, dan membentuk Generasi Emas di masa depan.
Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga: Ketika keluarga mampu menciptakan menu B2SA dari pangan lokal, ini secara langsung memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
poin utama yang dinilai adalah keseimbangan gizi, keberagaman bahan, keamanan pangan, dan tentu saja, cita rasa serta penyajian.

Adapun juri lomba teridiri dari 5 orang (Wahidah Arafah, Sp, MP dan Ir. Maria Magdalena, M.Si. perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Prop. Sulsel, Hj Herlina Muchtar perwakilan dari PPJI, andi Anki Kusuma Wati Sa’id Ketua III TP PKK Kab. Barru dan Arni Alimiuddin, SKM., dari Dinas Kesehatan Kabupaten Barru.
Berdasarkan penilaian tim juri lomba cipta menu B2SA maka disepakati yg keluar sbgai juar I, TP PKK kec. Barru, juara II TP PKK Kec. Sop. Riaja, juara III TP PKK Kecamatan Mallusetasi.

Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi kita smua bahwa makan sehat dan bergizi tidak harus mahal, tetapi harus tepat dalam komposisi














