Satukatanews.com. – BARRU – Gerakan tanam dengan penerapan pertanian modern terus didorong untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan petani dalam menghadapi perubahan iklim.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan bersama Kelompok Tani Jampu Jampue di Desa Lempang, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Senin (24/8/2020).
Kegiatan ini melibatkan Kepala Dinas PTPHBUN Kabupaten Barru bersama Direktur Polbangtan Gowa dan para penyuluh pertanian. Mereka mendorong petani untuk mempercepat penerapan metode pertanian modern PM AAS sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani.
Pendampingan kepada kelompok tani juga diarahkan agar petani mampu beradaptasi terhadap berbagai tantangan di sektor pertanian, khususnya dampak perubahan iklim yang dapat memengaruhi pola tanam, ketersediaan air, serta produktivitas tanaman.
Penerapan teknologi dan metode pertanian modern diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir petani agar semakin terbuka terhadap inovasi. Peran penyuluh menjadi penting dalam memberikan pendampingan, transfer teknologi, serta memastikan inovasi pertanian dapat diterapkan sesuai kondisi di lapangan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Polbangtan Gowa, penyuluh, dan kelompok tani, gerakan tanam pertanian modern di Kabupaten Barru diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan pertanian yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan.
Kelompok Tani Jampu Jampue menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut dengan mengoptimalkan penerapan metode pertanian modern serta memperkuat kesiapan petani menghadapi perubahan iklim dan tantangan pertanian di masa mendatang.
Hadir pada acara tersebut Kepala Desa Lempang, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Katinker bersama penyuluh dan anggota kelompok tani, rencana tanam seluas 5 – 10.ha.













