Satukatanews.com – BARRU, 16 Juli 2026 – Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBUN) Kabupaten Barru menyelenggarakan Rapat Koordinasi Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengawasan peredaran pupuk dan pestisida di wilayah Kabupaten Barru.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadiis PTPHBUN Barru bersama Kabid Prasarana, perwakilan Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan Wilayah Kerja Maros (Balai Proteksi Hama dan Penyakit Tanaman Maros), Staf Ahli Dr. Aerin, Pendampingan dari Polres dan Kejaksaan, serta unsur instansi terkait yang tergabung dalam Tim KP3 Kabupaten Barru.
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap distribusi pupuk dan pestisida agar tepat sasaran, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mendukung produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Barru.
Dalam pembahasan rapat, peserta menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam melakukan pengawasan di lapangan, memberikan pembinaan kepada distributor dan pengecer, serta meningkatkan edukasi kepada petani mengenai penggunaan pupuk dan pestisida yang tepat, aman, dan bertanggung jawab.
Melalui rapat Koordinasi KP3 dengan melibatkan para anggota pengendali meliputi Kejaksaan, Kepolisian, Dinas Perdangan dan tenaga kerja, Dinas Lingkungan hidup, Dinas kesehatan para Distributor dan pengecer pupuk se-kabupaten Barru dibawah pengarahan Dinas Pangan dan serta PT pupuk Indonesia disepakati dan dipastikan tidak ada kenaikan harga pupuk subsidi sampai di lini 3 serta tidak ada kelangkaan pupuk ditingkat petani terutama dalam menghadapi MT 3 th 2026.
Sebagai gambaran kinerja penebusan pupuk subsidi di Kabupaten Barru relatif baik walaupun masih perlu ditingkatkan yaitu untuk jenis urea realisasi sebanyak 3.424 ton atau 54 % dari target alokasi sebanyak 6.334 ton. Sedangkan jenis NPK realisasi sebanyak 3.578 ton atau 48% dari target alokasi sebanyak 6.578 ton.
Rapat Koordinasi KP3 Tahun 2026, diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran distribusi pupuk, mengawasi peredaran pestisida, serta mendukung terwujudnya pertanian yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kabupaten Barru.













