Satukatanews.com. – BARRU – Mewakili Bupati Barru, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat di kawasan Sekolah Rakyat Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Rabu (29/07/2026).
Rapat yang digelar dua hari menjelang pembukaan Sekolah Rakyat tersebut dihadiri Direktur Koordinator Wilayah Sekolah Rakyat Ardian Saputra, Asisten I Setda Barru selaku Ketua Satgas, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Ketua Tim PKH, para guru, serta tenaga pendidik Sekolah Rakyat.
Dalam arahannya, Sekda Barru menegaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan tahapan akhir untuk memastikan seluruh aspek pelaksanaan MPLS pada 31 Juli 2026 telah siap. Ia sengaja menggelar rapat di lokasi Sekolah Rakyat agar seluruh peserta dapat melihat langsung kondisi di lapangan.
“Masih ada waktu satu hari untuk menyempurnakan seluruh persiapan. Karena itu, kita ingin memastikan seluruh fungsi berjalan dengan baik, mulai dari administrasi calon siswa, transportasi, sarana prasarana, hingga kesiapan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Andi Syarifuddin.
Ia meminta seluruh perangkat yang terlibat menyampaikan laporan secara terbuka mengenai kondisi riil di lapangan agar pemerintah daerah dapat segera memberikan dukungan terhadap kebutuhan yang masih harus diselesaikan. Menurutnya, hal-hal kecil seperti ketersediaan air bersih, tempat tidur, kamar mandi, pengamanan, pemeriksaan kesehatan, hingga pengaturan lalu lintas harus dipastikan tidak menjadi kendala saat pelaksanaan MPLS.
Sekda juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru telah mengirimkan undangan kepada Menteri Sosial untuk menghadiri pembukaan Sekolah Rakyat. Karena itu, seluruh persiapan diharapkan dapat diselesaikan secara maksimal.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Barru selaku Ketua Satgas melaporkan bahwa secara administratif seluruh persiapan telah rampung. Mulai dari data calon siswa, guru, undangan, hingga koordinasi pemeriksaan kesehatan bersama Dinas Kesehatan telah dipersiapkan. Pengamanan kegiatan juga akan melibatkan Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta dukungan TNI dan Polri.
Direktur Korwil Sekolah Rakyat, Ardian, menjelaskan bahwa gedung serbaguna telah disiapkan sebagai lokasi seremoni pembukaan, sementara pemeriksaan kesehatan akan dilaksanakan di gedung sekolah. Ia menyampaikan bahwa pasokan listrik telah tersedia, sedangkan penyediaan air bersih masih menjadi perhatian utama karena sumber air bawah tanah yang tersedia masih berkadar payau. Untuk sementara, kebutuhan air bersih akan dipenuhi melalui pengisian tangki sambil menunggu sambungan permanen dari PDAM.
Di sisi lain, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 65 Barru menegaskan bahwa ketersediaan air bersih, penyelesaian asrama, toilet, kamar wali asrama, serta pembatasan akses ke area pembangunan merupakan poin paling krusial menjelang pembukaan. Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan MPLS nantinya akan diisi berbagai penampilan siswa, seperti paduan suara, pidato tiga bahasa, pencak silat, dan Polisi Cilik (Pocil), serta kemungkinan diikuti secara virtual melalui Zoom bersama Menteri Sosial apabila berhalangan hadir secara langsung.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Barru bersama seluruh pihak terkait berkomitmen menyukseskan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat agar berlangsung aman, tertib, dan memberikan kesan positif bagi para calon siswa yang akan memulai proses pendidikan di Sekolah Rakyat Kabupaten Barru.














