Satukatanews.com. – BARRU – Sosok Sulaeman Mahmud mulai diperbincangkan sebagai salah satu bakal calon Kepala Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru.
Purnawirawan Angkatan Udara tersebut menyatakan kesiapannya untuk maju demi mengabdi dan membangun kampung halamannya.
Dengan latar belakang militer, Sulaeman dikenal memiliki pengalaman dalam kedisiplinan, kepemimpinan, serta manajemen organisasi.
Nilai-nilai tersebut ia sebut ingin dibawa ke dalam tata kelola pemerintahan desa agar lebih tertib, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa niatnya maju bukan semata soal jabatan, melainkan panggilan untuk berkontribusi nyata bagi tanah kelahirannya.
Menurutnya, Desa Pancana memiliki potensi yang besar untuk berkembang, baik dari sisi sumber daya manusia maupun potensi lokal yang bisa dimaksimalkan.
“Sudah saatnya kita bersama-sama membangun desa dengan semangat kebersamaan, keterbukaan, dan kerja nyata,” ungkap Sulaeman saat dihubungi Kamis (5/2/2026).
Sulaeman Mahmud menilai, Desa Pancana membutuhkan perubahan yang signifikan agar mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Menurutnya, pembenahan tata kelola pemerintahan desa, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan program pemberdayaan masyarakat harus menjadi prioritas utama ke depan.
Ia juga menekankan pentingnya pembangunan yang terarah dan merata, baik di bidang infrastruktur, ekonomi warga, maupun pembinaan generasi muda.
Dengan perubahan yang nyata dan terukur, Sulaeman yakin Desa Pancana bisa menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan memiliki daya saing, tanpa meninggalkan nilai kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat.
Selain itu, Desa Pancana juga disebut memiliki nilai historis yang kuat dalam khazanah budaya Bugis. Pancana atau yang dikenal dengan sebutan Pancaitana diyakini berkaitan dengan jejak sejarah dalam epos Sure La Galigo, yang dikenal sebagai salah satu karya sastra terpanjang di dunia.
Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat sekaligus potensi budaya yang dinilai dapat terus diangkat dan dilestarikan.
Menurut Sulaeman, nilai-nilai yang terkandung dalam silsilah dan kisah besar Sure La Galigo sarat dengan pesan tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan amanah. Warisan sejarah itu, kata dia, menjadi inspirasi moral bahwa setiap pemimpin, sejatinya adalah orang yang diberi kepercayaan untuk menjaga dan menyejahterakan rakyatnya.
“Semoga jika kelak diamanahkan memimpin, kita bisa menjalankan tugas itu dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran, insyaAllah amanah,” ujarnya.

Dengan pengalaman dan komitmennya, Sulaeman Mahmud optimistis dapat membawa Desa Pancana menuju arah yang lebih maju dan sejahtera.













