Senin, Juli 13, 2026
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
satukatanews.com
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
satukatanews.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
satukatanews.com
No Result
View All Result

Air Mata Menguning dan Mimpi yang Gugur di Lapangan Hijau Saat Harapan Berakhir di Menit Akhir

Risco by Risco
Juli 13, 2026
in Olahraga
0
Air Mata Menguning dan Mimpi yang Gugur di Lapangan Hijau Saat Harapan Berakhir di Menit Akhir

Satukatanews.com. – BARRU – Muhammad Sadar Menulis, Drama sepak bola dunia terus berulang sejak pluit pertama dibunyikan wasit pemimpin pertandingan hingga menit terakhir. Liukan pemain, gorengan bola, sliding tackle, umpan lambung, off side, hingga goal penentu kemenangan mewarnai setiap pertandingan menuju babak final.

Selebrasi kemenangan dan sorakan pendukung dari berbagai ras manusia di planet bumi ini yang memenuhi stadion, dan gegap gempita memekakkan telinga maupun pandangan di dalam melihat aksi para pemain top dunia baik secara langsung, live streaming atau layar lebar di setiap persimpangan jalanan kota, di hotel atau di cafe, di pasar, hingga di sudut kampung sekalipun.

You might also like

KONI Barru Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Sinergi Polri dalam Memajukan Olahraga

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Barru Gelar Gerak Jalan Santai dan Olahraga Bersama

KONI Barru Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Kawal Kesiapan Kontingen Porprov XVIII

Percakapan dinamika piala dunia 2026 yang digelar sejak medio juni lalu seakan memberi ruang khusus untuk didiskusikan. Perbincangan sepak bola dunia kerap kali tanpa jeda hingga mengambil luang ketika tim jagoan mengalami kegagalan yang tidak disangka.

Bagaimana membayangkan sisi emosional penggemar bola yang diluar stadion bahkan menyaksikan pertandingan dari luar wilayah penyelenggaraan baik dari zona waktu yang berbeda maupun lintas teritorial negara dari benua yang berbeda pula, merasakan kepedihan yang mendalam manakala tim andalan mereka memperoleh kekalahan atau timnas tersebut tak mampu melangkah ke babak berikutnya.

Hasil kompetisi sepak bola sebagai olah raga  yang berkelas panggung perebutan piala sejagat memang menghanyutkan perasaan khususnya para penggemar fanatik suatu tim nasional.
Kesedihan para fans tak terkecuali yang dialami pada tim-tim besar dunia jika terdegradasi dari penampilan piala dunia. Tim Samba yang telah mengantongi tropi dunia sebanyak 5 kali, terakhir menjuarai piala dunia tahun 2002 silam di Jepang dan Korea Selatan, kembali mengalami kekalahan pada babak 16 besar piala dunia 2026. Bahkan hasil yang sama pernah dialami tim Brasil selaku tuan rumah ketika dipecundangi tim Jerman, 1-7 pada edisi semi final world cup 2014 di stadion Maracana, sebagai balasan atas kekalahan Jerman pada final piala dunia 2002.

Suasana stadion pada masa tersebut nyaris runtuh dan banjir air mata kepada seluruh rakyat Brasil yang notabene tuan rumah penyelenggara, namun tak mampu mengandangkan tropi dunia tersebut di negaranya. Bahkan media setempat melaporkan seorang warga negara fanatik tinggi mengakhiri hidupnya karena kekalahan tim kesayangannya. Kini, ulangan peristiwa yang sama, tim berkostum kuning dari Amerika Latin itu dikalahkan oleh Norwegia dengan skor 1-2, yang kepesertaannya di piala dunia terkadang alpa.

Laporan media internasional dan pemberitaan lokal Brasil, pada umumnya menohok dan menganggap kegagalan tim Selecao di piala dunia adalah sebuah bencana. Penilaian terhadap pelatih berkaliber internasional, Carlo Ancelotti pun dianggap salah dalam menyusun strategi dan telat memainkan para pemain kunci seperti Neymar dan lainnya. Rakyat Brasil begitu cintanya terhadap tim kebanggaan mereka dan sepak bola sebagai penciri negaranya walau air mata menguning yang meleleh di dalam seragam para fans berat yang berwarna kuning.

Sejarah telah mencatat bahwa tim Samba Brasil tidak pernah alpa selama penyelenggaraan world cup. Namun batu sandungan Selecao kerap kali kandas pada babak perempat final hingga final sekalipun. Berturut kegagalan tim Brasil (kecuali juara edisi piala dunia, 2002), yaitu pada partai final 1998 melawan Prancis, 0-3 kemudian perempat final (2006 kembali bertemu Prancis, 0-1 selanjutnya 2010 berhadapan Belanda, 1-2, lalu 2018 melawan Belgia, 1-2). Rupanya sihir tim Samba sudah tak mempan lagi jika menghadapi tim-tim elit Eropa kecuali Swedia, Cekoslovakia, Italia dan Inggris yang pernah ia lumpuhkan pada final piala dunia sebelumnya.

Kegagalan Brasil dalam event piala dunia sejak 20 tahun lalu atau 5 edisi world cup terakhir, 2006-2026 telah menguras berbagai pengorbanan material, fisik dan mental sekalipun kepada semua elemen yang terlibat. Masa-masa kejayaan legenda bola Brasil seperti Pele, Romario dan Bebeto atau trio 3R, Ronaldo,
Rivaldo dan Ronaldinho plus defender bertenaga roket Roberto Carlos atau striker tampan Kaka sisa mengenang kehebatan mereka.
Pengorbanan rakyat Brasil paling elegan adalah ketika deraian air mata yang turut mengantar kegagalan tim kesayangannya di dalam bauran dan lautan jersey berwarna kuning kebanggaannya.

Bagi masyarakat Brasil, piala dunia 2026 adalah seri yang terburuk bagi negaranya. Tak ada keberhasilan yang bisa dikenang atau ketiadaan euforia kemenangan yang wajib dihargai hingga kealpaan tarian samba yang harus digoyangkan.
Kali ini, yang tampak hanyalah luapan air mata kesedihan dalam masa penantian harapan juara selama dua dekade terakhir. Yang hadir hanyalah tangisan dan air mata yang menguning di seantero negeri dan di dalam arena stadium Metlife New York yang sarat dengan seragam berwarna kuning.

Pentas sepak bola dunia adalah pertunjukkan skil strategi, energi, kapital, prestasi dan martabat juara sebuah negara. Bola yang tak memiliki sudut terkadang membuat kejutan dari tim-tim non unggulan terhadap tim kelas dunia. Efek kejut yang ditimbulkannya membuat deraian air mata bagi negara yang menjadi korbannya.
Tak terkecuali tim yang memiliki nama besar seperti Belanda, Jerman atau Brasil, hingga supporternya masih menyisakan air mata orange-kah, atau air mata hitam putih-kah dan air mata kuning-kah.

*Warga Bengkel Narasi
Indonesia yang telah
menonton piala dunia
via siaran hitam putih
TVRI sejak World Cup
1986, ketika goal
tangan tuhan Diego
Armando Maradona
di Mexico.
# Oleh Muhammad Sadar 6/7/206.

Previous Post

Bupati Barru Tinjau Kesiapan SRT 65 Barru Jelang Peresmian 31 Juli

Next Post

Hadiri Rekonsiliasi Iuran BPJS, Sekda Barru Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Miskin

Risco

Risco

Related Posts

KONI Barru Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Sinergi Polri dalam Memajukan Olahraga
Daerah

KONI Barru Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Sinergi Polri dalam Memajukan Olahraga

by Risco
Juli 1, 2026
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Barru Gelar Gerak Jalan Santai dan Olahraga Bersama
Olahraga

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Barru Gelar Gerak Jalan Santai dan Olahraga Bersama

by Risco
Juni 27, 2026
KONI Barru Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Kawal Kesiapan Kontingen Porprov XVIII
Olahraga

KONI Barru Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Kawal Kesiapan Kontingen Porprov XVIII

by Risco
Juni 22, 2026
Olahraga

Ketua KONI Barru Hadiri Raker KONI Provinsi Sulawesi Selatan, Bangun Prestasi Menuju Puncak Juara

by Risco
Juni 13, 2026
Tim Forkopimda Barru Menang 1-0 atas Tim KONI Barru dalam Laga Ekshibisi Penuh Keakraban
Olahraga

Tim Forkopimda Barru Menang 1-0 atas Tim KONI Barru dalam Laga Ekshibisi Penuh Keakraban

by Risco
Juni 4, 2026
Next Post
Hadiri Rekonsiliasi Iuran BPJS, Sekda Barru Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Miskin

Hadiri Rekonsiliasi Iuran BPJS, Sekda Barru Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Miskin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemerintah Kabupaten Barru Gelar Senam Massal Merah Putih dalam Rangka Semarak HUT RI ke-80

Pemerintah Kabupaten Barru Gelar Senam Massal Merah Putih dalam Rangka Semarak HUT RI ke-80

Agustus 11, 2025
Kepala Desa Tompo Alyas, S.Sos. Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80

Kepala Desa Tompo Alyas, S.Sos. Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80

Juli 1, 2026

Kategori

  • Bisnis
  • Daerah
  • Hukum
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized

Don't miss it

Bupati dan Wabup Barru Kunjungi Korban Kebakaran di Juppai, Salurkan Bantuan Darurat
Daerah

Bupati dan Wabup Barru Kunjungi Korban Kebakaran di Juppai, Salurkan Bantuan Darurat

Juli 13, 2026
Hadiri Rekonsiliasi Iuran BPJS, Sekda Barru Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Miskin
Daerah

Hadiri Rekonsiliasi Iuran BPJS, Sekda Barru Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Miskin

Juli 13, 2026
Air Mata Menguning dan Mimpi yang Gugur di Lapangan Hijau Saat Harapan Berakhir di Menit Akhir
Olahraga

Air Mata Menguning dan Mimpi yang Gugur di Lapangan Hijau Saat Harapan Berakhir di Menit Akhir

Juli 13, 2026
Bupati Barru Tinjau Kesiapan SRT 65 Barru Jelang Peresmian 31 Juli
Daerah

Bupati Barru Tinjau Kesiapan SRT 65 Barru Jelang Peresmian 31 Juli

Juli 13, 2026
Polres Barru Ikuti Evaluasi Kamtibmas Polda Sulsel, Siap Tingkatkan Kinerja Personel
Daerah

Polres Barru Ikuti Evaluasi Kamtibmas Polda Sulsel, Siap Tingkatkan Kinerja Personel

Juli 13, 2026
Wabup Barru Pimpin Upacara Harkopnas ke-79, Tegaskan Peran Strategis Koperasi
Daerah

Wabup Barru Pimpin Upacara Harkopnas ke-79, Tegaskan Peran Strategis Koperasi

Juli 13, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

© 2024 Copyright © 2024 Satukatanews.com

The best sites to buy Instagram followers in 2024 are easily Smmsav.com and Followersav.com. Betcasinoscript.com is Best sites Buy certified Online Casino Script. buy instagram followers buy instagram followers Online Casino

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2024 Copyright © 2024 Satukatanews.com