Satukatanews.com. – BARRU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barru, Herman Jaya, S.Pi., memberikan apresiasi atas pelaksanaan program penangkaran parent seeds Jagung Jago Universitas Hasanuddin (JJUH) yang ditandai dengan penanaman perdana di Desa Siawung, Kecamatan Barru, pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Taiwan International Cooperation and Development Fund (Taiwan ICDF) dalam rangka pengembangan benih jagung unggul yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan penanaman perdana dihadiri oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., Wakil Bupati Barru Dr. Abustan Andi Bintang, M.Si., Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barru Andi Yenny, S.E., unsur Forkopimda, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Rismaneswati, S.P., M.P., perwakilan Taiwan ICDF, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru Ir. Ahmad, M.P., para penyuluh pertanian, pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pertanian.
Dalam keterangannya, Herman Jaya mengatakan bahwa Kabupaten Barru patut berbangga karena menjadi salah satu dari hanya lima kabupaten di Sulawesi Selatan yang dipercaya melaksanakan program penangkaran parent seeds Jagung Jago Universitas Hasanuddin (JJUH), bersama Kabupaten Bulukumba, Takalar, Soppeng, dan Bone.
“Kepercayaan ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kabupaten Barru. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.P., beserta seluruh jajaran atas keberhasilannya membangun kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin dan Taiwan ICDF sehingga program strategis ini dapat dilaksanakan di Barru,” ujar Herman Jaya.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga internasional merupakan langkah nyata dalam menghadirkan inovasi pertanian yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Kehadiran program penangkaran parent seeds JJUH di Desa Siawung diharapkan mampu menghasilkan benih jagung unggul berkualitas, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat kemandirian benih bagi para petani.
Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barru yang membidangi sektor pertanian, Herman Jaya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kebijakan dan program yang berpihak kepada petani.
“Program ini harus menjadi titik awal bagi Barru untuk berkembang sebagai sentra penangkaran benih jagung unggul di Sulawesi Selatan. Dengan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barru, Universitas Hasanuddin, Taiwan ICDF, penyuluh pertanian, KTNA, dan kelompok tani, saya optimistis sektor pertanian Barru akan semakin maju, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Herman Jaya.
Herman Jaya juga berharap keberhasilan program ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh petani di Kabupaten Barru untuk terus mengadopsi inovasi pertanian dan memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak. Menurutnya, dukungan terhadap riset, teknologi, dan pengembangan benih unggul merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung cita-cita swasembada pangan nasional.














