Satukatanews.com. – LIMBOTO, GORONTALO – Memasuki hari keempat pelaksanaan Pekan Nasional Petani Nelayan XVII, semangat kolaborasi dan pertukaran pengetahuan di kalangan petani, nelayan, serta penyuluh semakin terasa. Berbagai agenda yang digelar pada Selasa (23/6/2026) tidak hanya menjadi ajang pertemuan nasional insan pertanian dan perikanan, tetapi juga ruang berbagi inovasi, teknologi, pengalaman sukses, dan inspirasi untuk memperkuat pembangunan sektor pangan Indonesia.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian peserta adalah Temu Sukses Petani dan Penyuluh. Forum ini menghadirkan berbagai kisah keberhasilan dari pelaku utama dan pelaku usaha sektor pertanian yang telah mampu meningkatkan produktivitas, nilai tambah, serta kesejahteraan melalui penerapan teknologi dan pengelolaan usaha yang inovatif. Melalui forum tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk bertukar pengalaman sekaligus memperluas jejaring kemitraan lintas daerah.
Pada hari yang sama, rangkaian kegiatan PENAS mencapai momentum penting melalui pelaksanaan Puncak PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo 2026 yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WITA di Sport Center/GOR David-Toni. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong kemajuan sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan nasional.
Selain itu, peserta juga dapat menyaksikan Gelar Teknologi yang berlangsung sepanjang hari, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA, di area persawahan samping GOR David-Toni. Kegiatan ini menampilkan berbagai inovasi dan teknologi terkini yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi usaha tani, produktivitas lahan, hingga penguatan ketahanan pangan.
Nuansa budaya daerah turut mewarnai penyelenggaraan PENAS melalui Gelar Seni Budaya yang dipusatkan di Bandayo Po Boide, tepatnya di depan Kantor Bupati Gorontalo. Berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WITA, kegiatan ini menampilkan beragam kesenian tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Gorontalo sekaligus sarana mempererat persaudaraan antarpeserta dari seluruh Indonesia.
Syamsul Bahri delegasi Barru Juara sayembara buku oleh BRMP Kementan RI
Di lokasi yang sama, masyarakat dan peserta PENAS juga dapat mengunjungi Pusat Kuliner dan Suvenir Khas Gorontalo. Berbagai produk unggulan UMKM, makanan tradisional, serta kerajinan khas daerah dipamerkan untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Gorontalo kepada para tamu dan peserta yang datang dari berbagai provinsi.
Melalui rangkaian kegiatan hari keempat ini, PENAS XVII Gorontalo 2026 terus memperkuat perannya sebagai wadah pembelajaran, pengembangan kapasitas, dan promosi inovasi sektor pertanian dan perikanan. Lebih dari sekadar pertemuan nasional, PENAS menjadi momentum strategis untuk membangun sinergi, memperluas jejaring, dan menumbuhkan semangat baru dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Kadis PTPHBUN Kabupaten Barru Ir. Ahmad, MM., menyampaikan memasuki hari ke empat PENAS XVII Gorontalo 2026, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., beserta rombongan hadir di tengah-tengah delegasi untuk memberikan motivasi, semangat, dan arahan menjelang hari penutupan.
Selain itu Bupati Barru mengucapkan terima kasih kepada seluruh deldgasi Barru, selama di acara PENAS XVII Gorontalo, tetap semangat, kompak dan selalu menjaga kesehatan dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang sudah teragenda oleh panitia pelaksana.














