Kamis, September 24, 2026
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
satukatanews.com
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
satukatanews.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
satukatanews.com
No Result
View All Result

Komisi B DPRD Sulsel Kunjungi Barru, Wabup Beberkan Potensi dan Tantangan Daerah

Risco by Risco
Juni 23, 2026
in Daerah
0
Komisi B DPRD Sulsel Kunjungi Barru, Wabup Beberkan Potensi dan Tantangan Daerah

Satukatanews.com. – BARRU – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., menerima kunjungan kerja Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Lantai 5 Kantor Bupati Barru, Selasa (23/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf dari Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., yang tidak dapat hadir karena sedang mengikuti agenda nasional.

You might also like

Maulid Nabi di Masjid Ar-Rahmah Jolenge, Wabup Barru Tekankan Pentingnya Meneladani Rasulullah

Musyawarah Mappalili Desa Kading Bahas Musim Tanam dan Programa Pertanian 2027

Pemkab Barru Raih Penghargaan Best Knowledge Sharing Katalis II P2DD Wilayah Sulawesi

Pada pertemuan itu, Abustan memaparkan kondisi umum Kabupaten Barru yang merupakan kabupaten kedua terkecil di Sulawesi Selatan dengan luas wilayah sekitar 1.100 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 196 ribu jiwa. Kabupaten Barru memiliki garis pantai sepanjang 78 kilometer yang menjadi salah satu karakteristik utama wilayahnya.

Menurutnya, kondisi geografis tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski sektor perikanan menjadi tulang punggung perekonomian daerah dengan kontribusi sekitar 32 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), kapasitas fiskal daerah masih tergolong rendah.

“PAD Kabupaten Barru saat ini sekitar Rp60 miliar, namun sebagian besar berasal dari layanan kesehatan rumah sakit dan puskesmas. PAD murni yang benar-benar dapat digunakan untuk pembangunan daerah hanya sekitar Rp38 miliar,” jelasnya.

Abustan mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini menghadapi tekanan fiskal yang cukup berat. Dari APBD yang sebelumnya berada di atas Rp1 triliun, kini tersisa sekitar Rp769 miliar akibat kebijakan efisiensi anggaran dan berbagai kewajiban belanja yang harus dipenuhi.

Salah satu dampak yang dirasakan daerah adalah berkurangnya dana transfer pusat sekitar Rp131 miliar. Di sisi lain, pemerintah daerah tetap dituntut mendukung berbagai program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

“Untuk Sekolah Rakyat kami sangat bersyukur karena Barru mendapat alokasi pembangunan yang cukup besar dan menjadi salah satu yang terbesar di Sulawesi Selatan. Ini tentu menjadi program yang harus kita dukung bersama,” katanya.

Selain itu, Wabup juga menyoroti persoalan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Saat ini Kabupaten Barru memiliki sekitar 860 PPPK penuh waktu dan lebih dari 2.300 PPPK paruh waktu yang pembiayaannya kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Kami harus menyiapkan anggaran kurang lebih Rp18 miliar hanya untuk pembiayaan PPPK. Sementara status dan skema pembiayaan PPPK paruh waktu hingga saat ini masih belum memiliki kepastian yang jelas,” ungkapnya.

Abustan juga menyampaikan sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian pemerintah provinsi, di antaranya tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH) yang diperkirakan mencapai Rp15 hingga Rp16 miliar, serta perubahan kebijakan sharing pembiayaan BPJS Kesehatan yang dinilai berdampak pada kemampuan daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami berharap jika memang ada perubahan kebijakan, dapat dikomunikasikan dengan baik kepada pemerintah daerah. Sebab pelayanan kesehatan masyarakat sangat bergantung pada kepastian dukungan pembiayaan tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan, tantangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Barru juga masih cukup besar. Saat ini tingkat kemantapan jalan kabupaten diperkirakan baru mencapai sekitar 30 persen sehingga masih banyak ruas jalan yang membutuhkan penanganan.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dapat terus diperkuat. Daerah membutuhkan dukungan agar pelayanan publik dan pembangunan dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Azizah Irma Wahyudiyanti, S.AP., M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan ke Kabupaten Barru merupakan kunjungan kerja perdana Komisi B DPRD Sulsel sejak dilantik kurang lebih satu tahun lalu.

“Kunjungan ini selain sebagai ajang silaturahmi, juga bertujuan membahas sejumlah hal strategis, khususnya terkait tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Tahun 2025,” ujarnya.

Azizah menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), namun tetap disertai sejumlah catatan penting dari BPK yang perlu menjadi perhatian bersama.

“Salah satu catatan yang diberikan BPK adalah terkait Dana Bagi Hasil (DBH). Kami memahami bahwa di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, DBH sangat diharapkan oleh pemerintah kabupaten dan kota untuk mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, persoalan DBH menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti agar tidak menghambat pelaksanaan program pembangunan di daerah.

Selain DBH, persoalan sharing pembiayaan BPJS Kesehatan juga menjadi salah satu poin penting dalam catatan BPK. Karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih jelas dan terukur agar tidak menimbulkan kendala bagi pemerintah kabupaten dan kota dalam menjalankan pelayanan kesehatan.

“Kami berharap ke depan ada kebijakan yang lebih baik dan lebih jelas sehingga pemerintah daerah memiliki kepastian dalam penganggaran, khususnya untuk menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Azizah juga menyinggung pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Aset yang saat ini tengah dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Barru dapat membantu memberikan data dan informasi terkait aset milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang berada di wilayah Kabupaten Barru agar dapat menjadi bagian dari inventarisasi dan penataan aset yang sedang dilakukan.

“Kami berharap aset-aset milik Pemerintah Provinsi yang berada di Kabupaten Barru dapat terdata dengan baik. Jika terdapat aset yang potensial untuk dikembangkan dan menghasilkan nilai ekonomi, tentu hal tersebut dapat menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah, baik bagi Kabupaten Barru maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Azizah berharap kunjungan kerja tersebut semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi antara DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Barru dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga pertemuan ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten demi kemajuan Sulawesi Selatan secara bersama-sama,” tutupnya.

Kunjungan kerja Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah, sekaligus menyamakan persepsi terhadap berbagai tantangan pembangunan, khususnya terkait pengelolaan fiskal daerah, pelayanan kesehatan, pengelolaan aset, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam acara ketua komisi B DPRD Prov Sulawesi Selatan bersama Rombongan, Asisten 1 Setda Barru, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas PTSP, Sekertaris Dinas Pertanian ,Sekertaris Dinas Perikanan,mewakili Inspektorat, Mewakili BKAD, Mewakili Kabag Ekonomi.

Previous Post

Bupati dan Wakil Bupati Barru Panen Udang Vaname 4,3 Ton, Raup Omzet Rp270 Juta per Siklus

Next Post

Hari Keempat PENAS XVII Gorontalo 2026: Temu Sukses Petani dan Penyuluh Jadi Ruang Berbagi Inovasi dan Inspirasi

Risco

Risco

Related Posts

Maulid Nabi di Masjid Ar-Rahmah Jolenge, Wabup Barru Tekankan Pentingnya Meneladani Rasulullah
Daerah

Maulid Nabi di Masjid Ar-Rahmah Jolenge, Wabup Barru Tekankan Pentingnya Meneladani Rasulullah

by Risco
September 24, 2026
Musyawarah Mappalili Desa Kading Bahas Musim Tanam dan Programa Pertanian 2027
Daerah

Musyawarah Mappalili Desa Kading Bahas Musim Tanam dan Programa Pertanian 2027

by Risco
September 24, 2026
Pemkab Barru Raih Penghargaan Best Knowledge Sharing Katalis II P2DD Wilayah Sulawesi
Daerah

Pemkab Barru Raih Penghargaan Best Knowledge Sharing Katalis II P2DD Wilayah Sulawesi

by Risco
September 24, 2026
Navigasi Panggung Publik: Strategi Master of Ceremony (MC) Menyukseskan Jambore Pelayanan Publik di Borongrappoa
Daerah

Navigasi Panggung Publik: Strategi Master of Ceremony (MC) Menyukseskan Jambore Pelayanan Publik di Borongrappoa

by Risco
September 24, 2026
Kinerja APBD 2026 Positif, Pendapatan dan Belanja Barru di Atas Rata-Rata Nasional
Daerah

Kinerja APBD 2026 Positif, Pendapatan dan Belanja Barru di Atas Rata-Rata Nasional

by Risco
September 23, 2026
Next Post
Hari Keempat PENAS XVII Gorontalo 2026: Temu Sukses Petani dan Penyuluh Jadi Ruang Berbagi Inovasi dan Inspirasi

Hari Keempat PENAS XVII Gorontalo 2026: Temu Sukses Petani dan Penyuluh Jadi Ruang Berbagi Inovasi dan Inspirasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Saharuddin Terima Surat Keputusan, Siap Bekerja Sesuai Tanggung Jawab dan Profesional

Saharuddin Terima Surat Keputusan, Siap Bekerja Sesuai Tanggung Jawab dan Profesional

Mei 1, 2025

Betterment Moves Beyond Robo-Advising with Human Financial Planners

Oktober 16, 2024

Kategori

  • Bisnis
  • Daerah
  • Hukum
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized

Don't miss it

Maulid Nabi di Masjid Ar-Rahmah Jolenge, Wabup Barru Tekankan Pentingnya Meneladani Rasulullah
Daerah

Maulid Nabi di Masjid Ar-Rahmah Jolenge, Wabup Barru Tekankan Pentingnya Meneladani Rasulullah

September 24, 2026
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Bersama di Jalan Poros Barru-Makassar
Hukum

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Bersama di Jalan Poros Barru-Makassar

September 24, 2026
Musyawarah Mappalili Desa Kading Bahas Musim Tanam dan Programa Pertanian 2027
Daerah

Musyawarah Mappalili Desa Kading Bahas Musim Tanam dan Programa Pertanian 2027

September 24, 2026
Pemkab Barru Raih Penghargaan Best Knowledge Sharing Katalis II P2DD Wilayah Sulawesi
Daerah

Pemkab Barru Raih Penghargaan Best Knowledge Sharing Katalis II P2DD Wilayah Sulawesi

September 24, 2026
Navigasi Panggung Publik: Strategi Master of Ceremony (MC) Menyukseskan Jambore Pelayanan Publik di Borongrappoa
Daerah

Navigasi Panggung Publik: Strategi Master of Ceremony (MC) Menyukseskan Jambore Pelayanan Publik di Borongrappoa

September 24, 2026
Kinerja APBD 2026 Positif, Pendapatan dan Belanja Barru di Atas Rata-Rata Nasional
Daerah

Kinerja APBD 2026 Positif, Pendapatan dan Belanja Barru di Atas Rata-Rata Nasional

September 23, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang Kami

© 2024 Copyright © 2024 Satukatanews.com

The best sites to buy Instagram followers in 2024 are easily Smmsav.com and Followersav.com. Betcasinoscript.com is Best sites Buy certified Online Casino Script. buy instagram followers buy instagram followers Online Casino

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Daerah
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Opini

© 2024 Copyright © 2024 Satukatanews.com